Sabtu, 10 Desember 2011

Editing Video 2

TAHAPAN PROSES PRODUKSI VIDEO

Tahapan proses produksi video adalah :
1.       Preproduction (pra produksi)
Merupakan tahap perencanaaan. Secara umum merupakan tahapan persiapan sebelum memulai proses produksi ( shoothing film atau video) dengan lahirnya teknologi digital video dan metode non linear editing maka proses produksi video menjadi lebih mudah ketika kita akan memulai serbuah proyek, terkadang kita telah memiliki stock shoot/ footage video yang kita butuhkan, untuk itu kita harus melakukan peninjauan ulang segala kebutuhan sesuai dengan cerita yang akan kita buat. Artinya kita harus menyiapkan footage video yang telah ada, fotographi, diagram dan grafik, gambar ilustrasi atau animasi pada intinya tujuan pra produksi adalah mempersiapkan segala sesuatunya agar proses produksi dapat berjalan sesuai konsep dan menghasilkan suatu karya digital video sesuai dengan harapan.
TAHAPAN PRA PRODUKSI YAITU:
         a)         OUTLINE
untuk mempermudah membuat proyek video maka kita harus membuat sebuah rencana kasar sebagai dasar pelaksanaan. Outlie dijabarkan dengan membuat poin-poin pekerjaan yang berfungsi membantu mengidentifikasi material yang harus dibuat, didapatkan atau disusun supaya pekerjaan dapat berjalan.
         b)         SCRIPT/ SKENARIO
Dalam berbagai modal proyak video seperti iklan televise, novel perusahaan, sinetron, film cerita dan film animasi harus membutuhkan scenario formal isi daripada scenario diantaranya adalah dialog, narasi, catatan tentang setting lokasi, eksien, action, liketing, sudut dan pergerakan kamera dan sebagainya.
          c)         STORYBOARD
Storyboard merupakan coretan gambar atau sketsa seperti gambar komik yang menggambarkan kejadian dalam film. Didalam gambar tersebut juga berisi catatan mengenai adegan, sound, sudut dan pergerakan kamera dan lain-lain.
         d)         R A B (rencana anggaran biaya)
Ketika kita sedang mengerjakan proyek professional ataupun pribadi maka sangat dianjurkan untuk merencanakan anggaran biaya prduksi dalam proyek professional RAB berguna untuk mengamankan keuangan perusahaan. Tampa RAB yang perencana dan hanya mengandalkan spekulasi maka persentase kerugian akan menjadi besar. RAB meliputi gaji untuk KRU seperti sumpah dana, actor, effect spesialis, grafik designer, musisi, dan narrator, begitu pula dengan pembeliaan kaset DV, biaya sewa lokasi, kostum, properties, sewa peralatan, ketring dan lain-lain.

2.       Production
Yang dimaksud dengan produksi adalah merekam kejadiaan secara langsung, merekam adegan animasi dan suara pad film untuk menghasilkan suatu klip.Selama proses produksi berlangsung perhatian kita akan tertuju pada Lighting (pencahayaan), blocking yaitu dimana dan bagaiman aktora atau subject kita bergerak dan shooting yaitu bagaiman pergerkan kamera dan dari sudut mana adegan dapat kita lihat.

3.       Post Production (Paska Produksi)
Setelah proses produksi selesai maka akan dihasilkan footage atau koleksi klip video maka dilanjutkan ketahapan pasca produksi yang tujuannya untuk membangun atau menyampaikan cerita sehingga koleksi klip video tadi harus diedit dan disusun serta menambahkan fisual effect, gambar, title dan soundtrack.
NB:Dunia ada Standard video yang dikenal:         
1)      S E C A M
2)      P A L
3)      N T S C
·         SECAM dipergunakan diwilayah perancis,Timur tengah dan afrika.
·         PAL dipergunakan diwilayah Indonesia,China,Australia,dan Eropa
·         NTSC dipergunakan diwilayah America,Jepang,Canada,Mexico,dan Korea.

Masing-masing standard menerapkan kecepatan putaran film yang disebut dengan FRAME RATE yang memiliki satuan  yaitu FPS (Frame Per Second).Untuk standar SECAM dan PAL memiliki frame rate sebesar 25Fps.Sedangkan untuk standar NTSC memiliki framr rate sebesar 30 Fps.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar